MASTER GANTENG

Web Direktori Indonesia
Gak pake ribet , cukup bayar tunggu di rumah

Perubahan Utama TOEFL iBT 2026

estimated_time.jpg

Perubahan Utama TOEFL iBT 2026

Pembaruan TOEFL iBT 2026 dirancang untuk memberikan pengalaman ujian yang lebih efisien, personal, dan sesuai dengan standar internasional seperti Common European Framework of Reference (CEFR). Kini peserta tidak hanya akan merasakan ujian yang lebih singkat dan relevan, tetapi juga mendapatkan laporan skor lebih cepat, yakni dalam waktu 72 jam setelah tes. Selain itu, ETS juga menghadirkan sistem pendaftaran yang lebih sederhana serta peningkatan kualitas audio, sehingga proses ujian menjadi lebih nyaman, modern, dan mendukung performa terbaik peserta. Perubahan ini diharapkan membuat tes lebih efisien, personal, dan tetap akurat dalam mengukur kemampuan bahasa Inggris.

1. Ujian Lebih Adaptif & Personal

Bagian Reading dan Listening akan menggunakan format multi-stage adaptive. Artinya, soal disusun dalam beberapa modul bertingkat: jawaban peserta pada modul awal menentukan tingkat kesulitan modul berikutnya. Pendekatan ini memungkinkan tes “menyesuaikan” soal sesuai kemampuan nyata peserta sehingga hasilnya lebih sensitif terhadap level kemampuan individu—bukan sekadar jumlah jawaban benar. Dampaknya, peserta akan menghadapi kombinasi soal yang lebih relevan dengan levelnya, sehingga waktu tidak terbuang mengerjakan soal yang terlalu mudah atau terlalu sulit.

2. Durasi Tes Lebih Singkat

Durasi TOEFL iBT yang baru hanya sekitar 67–85 menit, lebih singkat dari format lama yang mencapai 116 menit.

Pengurangan durasi dicapai karena format adaptif membuat jumlah soal dan waktu per bagian dapat disesuaikan; alhasil, pengalaman tes menjadi lebih ringkas tanpa mengorbankan keakuratan pengukuran kemampuan. Bagi banyak calon mahasiswa dan profesional, durasi yang lebih singkat berarti persiapan psikologis dan logistik yang lebih mudah.

3. Konten Lebih Modern dan Relevan

Materi bacaan dan audio pada versi baru dirancang lebih relevan terhadap kehidupan akademik kontemporer seperti kutipan artikel dari website, majalah kampus, atau percakapan antar mahasiswa tentang tugas proyek. Tujuannya dua, yaitu : (1) membuat topik terasa familiar dan mengurangi bias budaya; (2) menilai kemampuan bahasa yang memang dipakai di lingkungan akademik modern seperti diskusi kelompok, presentasi, kerja proyek dan lain sebagainya. Dengan demikian peserta diuji pada bahasa yang lebih “nyata” dan aplikatif.

Walaupun durasi lebih singkat, struktur ujian TOEFL iBT tetap mencakup empat keterampilan utama, yaitu reading, listening, speaking dan writing.

4. Sistem Skor TOEFL iBT Baru (Skala 1–6)

Mulai 2026, TOEFL iBT menggunakan skala band 1–6 (dengan kenaikan tiap 0,5) yang selaras dengan CEFR (A1–C2). Tujuannya: memudahkan interpretasi skor secara internasional dan memberi gambaran level yang lebih intuitif untuk institusi pendidikan atau pemberi kerja. Perubahan ini tidak serta-merta menghapus familiaritas skor lama, melainkan memberi cara baru yang lebih kompatibel dengan standar global.

Perhitungan Skor: Rata-rata & Pembulatan ke Setengah Band

Skor akhir peserta dihitung sebagai rata-rata skor dari keempat bagian (Reading, Listening, Speaking, Writing) pada skala 1–6, kemudian dibulatkan ke setengah band terdekat (mis. 4.25 → 4.5). Pendekatan rata-rata ini memberi bobot setara pada tiap aspek komunikasi dan mempermudah pemetaan kemampuan keseluruhan peserta ke tingkatan CEFR.

Sumber : edupac-id.com




© MASTER GANTENG. Allright reserverd